Tuesday, May 6, 2014

Jaringan komputer




A.    Pengertian dan Istilah Dalam jaringan
Jaringan komputer adalah menghubungkan dua komputer atau lebih, sehingga antara satu komputer dengan yang lain dapat saling bertukar resource seperti sharing file, printer, dan lain-lain. Dengan menggunakan protocol yang sama, dalam hal ini TCP/IP.
a)      Local-Area Network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).
b)     Metropolitan-Area-Network (MAN): komputer yang terhubung antar kota (misalkan kota Jakarta dengan Gresik).
c)      C. Wide-Area Network (WAN): komputer yang terhubung secara global (misalkan Indonesia dengan Amerika).

B.     Pengertian IP dan Pembagian Kelas IP
Alamat IP Address (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP Address) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Contohnya seperti ini 127.0.0.1 atau 224.0.0.0/4 dll.
IP dan IP Addressing
  • Internet Protocol (IP) adalah protokol yang memberikan alamat atau identitas logika untuk peralatan di jaringan.
  • IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP.
Tugas  IP :
  • Menyediakan pengiriman datagram secara connectionless.
  • Menyediakan fragmentasi & reassembly yang mendukung kerja dari data link dengan menggunakan MTU.

Pembagian IP Class :

Class A

IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar.

Bit Pertama : 0
Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
NetworkID : 8 bit
HostID : 24 bit
Byte Pertama : 0 -127
Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x
Jumlah IP : 16.777.214
Subnetmask : 255.0.0.0

Class B

      IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar.

Bit Pertama : 10
Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
NetworkID : 16 bit
HostID : 16 bit
Byte Pertama : 128 -191
Jumlah : 16.384
Range IP : 128.0.x.x – 191.255.x.x
Jumlah IP : 65.532
Misalnya IP address 150.70.45.18 maka
Subnetmask =255.255.0.0

Class C

       IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN.

Bit Pertama : 110
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
NetworkID : 24 bit
HostID : 8 bit
Byte Pertama : 192 – 223
Jumlah : 16.384
Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
Jumlah IP : 254 IP

C.    Pengertian dan Konsep Routing
Untuk menggabungkan 2 jaringan atau lebih diperlukan sebuah perangkat yang disebut sebagai router. Router adalah komputer general purpose dengan dua atau lbih interface jaringan (NIK) agar router bisa menerima dan meneruskan paket sesuai tugasnya. Konsep routing, mengirim paket akan menguji tujuan dari paket, apakah tujuan IP berada  pada jaringan  lokal atau tidak. Jika  tidak, pengirimpaket akan meminta bantuan ke router  yang terhubung  dengannya dan paket diberikan ke router untuk diteruskan.Router  bertugasuntuk  menyampaikan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya, dan routerlah  yang mengatur mekanisme pengiriman,  selain itu router  juga  memilih “jalan terbaik”  untuk mencapai tujuan.


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home